Connect with us
Header Leaderboard

Mobile Legends

Team Liquid ID Lolos ke Grand Final M6, Indonesia di Ambang Gelar Juara Dunia Kedua!

Team Liquid ID

Team Liquid ID Lolos ke Grand Final M6 World Championship 2024, Siap Rebut Gelar Juara Dunia Kedua untuk Indonesia

Team Liquid ID (TLID), satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di ajang M6 World Championship, berhasil mencatatkan kemenangan spektakuler di Final Lower Bracket. Mereka sukses mengalahkan tim unggulan tuan rumah, Selangor Red Giants (SRG), dengan skor telak 3-0.

Pertandingan ini menjadi salah satu momen paling berkesan di M6, mengingat SRG adalah tim yang baru saja menjuarai MSC 2024. Dengan performa solid di sepanjang turnamen, SRG bahkan sukses menyingkirkan RRQ Hoshi pada Perempat Final Lower Bracket dan Team Spirit pada Semifinal Lower Bracket. Namun, dominasi SRG runtuh di tangan TLID yang tampil luar biasa di bawah kepemimpinan pelatih Saint De Lucaz.

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB

Dengan kemenangan ini, TLID membawa harapan besar bagi Indonesia untuk kembali merebut gelar juara dunia M Series kedua. Terakhir kali Indonesia meraih gelar tersebut adalah pada M1 World Championship 2019, melalui prestasi EVOS Legends. Kini, setelah lima tahun berlalu, TLID memiliki peluang emas untuk membawa trofi bergengsi itu kembali ke Tanah Air.

Namun, tantangan berat menanti di grand final. TLID akan menghadapi Fnatic ONIC PH (FNOP), tim kuat asal Filipina yang sebelumnya mengalahkan TLID di Final Upper Bracket dengan skor 3-1. Sebagai juara MPL PH S14, FNOP jelas bukan lawan yang mudah untuk ditumbangkan.

Jadwal Grand Final M6 World Championship

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB
  • Pertandingan: TLID vs Fnatic ONIC PH
  • Tanggal: Minggu, 15 Desember 2024
  • Waktu: 16.00 WIB
  • Lokasi: Axiata Arena, Kuala Lumpur

Akankah Aeronshikii dan rekan-rekan berhasil membalas kekalahan mereka di Upper Bracket dan mengulang sejarah emas? Pertandingan ini dipastikan akan menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh penggemar esports di Indonesia.

Sumber : OneEsports

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB
Baca Selengkapnya
Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

Mobile Legends

AeronnShikii Resmi Pindah ke AC Esports di MPL Malaysia Season 17, Ikuti Jejak Rekan Senegaranya Liquid Widy

AeronnShikii Resmi Pindah ke AC Esports di MPL Malaysia Season 17, Ikuti Jejak Rekan Senegaranya Liquid Widy

Kuala Lumpur – Sultan Muhammad atau yang dikenal sebagai AeronnShikii resmi bergabung dengan AC Esports untuk memperkuat tim di MPL Malaysia Season 17. Kabar ini semakin pasti setelah sang Gold Laner berusia 20 tahun itu terlihat hadir langsung di venue MPL Malaysia, menyaksikan pertandingan AC Esports melawan RRQ Hoshi, dan banyak sumber terpercaya menyebut transfer ini sudah fix.

Sebelumnya, AeronnShikii sempat menjadi sorotan saat dipinjamkan Team Liquid ID ke Team Liquid PH sebagai import player pertama dari Indonesia. Namun, debutnya di MPL Philippines gagal total karena kendala administrasi dan dokumen izin bermain. Akhirnya, ia dilepas dari pinjaman tersebut tanpa sempat melakoni satu pertandingan pun.

Kini, AeronnShikii resmi merapat ke AC Esports (All Combo). Kehadirannya di Kuala Lumpur dan foto-foto yang beredar di media sosial dengan nuansa jersey rose semakin menguatkan bahwa “Spicy Boy” ini sudah mengenakan seragam baru.

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

Yang menarik, langkah ini bukan yang pertama bagi pemain asal Team Liquid ID. Liquid Widy (Christian Widy Wardhana Hartono) lebih dulu resmi dipinjamkan ke AC Esports pada awal Maret 2026 sebagai Roamer. Widy yang baru berusia 19 tahun ini sudah aktif memperkuat lini depan AC Esports bersama pemain lokal Malaysia seperti Momo, Kusey, Izanami, serta pelatih asal Indonesia, Coach Adi.

Dengan kedatangan AeronnShikii, AC Esports kini memiliki “duo Indonesia” yang solid di MPL Malaysia. AeronnShikii dikenal memiliki mechanics tajam, farming cepat, dan kemampuan late-game yang mematikan — kombinasi yang sangat potensial untuk membantu tim bersaing di musim ini.

AC Esports sedang berupaya membangun roster kompetitif di MPL Malaysia Season 17. Kehadiran dua talenta muda Indonesia (Widy dan AeronnShikii) diharapkan bisa memberikan kekuatan baru di tengah persaingan ketat melawan tim-tim kuat seperti SRG, Team Flash, dan lainnya.

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

Saat ini, AeronnShikii masih tercatat sebagai pemain Team Liquid ID yang sedang dalam status pinjaman/inaktif. Pengumuman resmi dari kedua pihak (Team Liquid maupun AC Esports) kemungkinan besar akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Fans Indonesia tentu berharap AeronnShikii bisa bangkit setelah drama di MPL PH dan menunjukkan performa terbaiknya di tanah Malaysia. Apakah duo Widy–AeronnShikii bisa membawa AC Esports melesat di MPL MY Season 17? Kita tunggu saja penampilan perdananya di stage.

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB
Baca Selengkapnya

Mobile Legends

Esports World Cup 2026: Prize Pool Rp1,26 Triliun Siap Direbut! MLBB, PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings Jadi Magnet Tim Indonesia

Esports World Cup 2026: Prize Pool Rp1,26 Triliun Siap Direbut! MLBB, PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings Jadi Magnet Tim Indonesia

Riyadh, Arab Saudi – 11 Februari 2026 – Esports World Cup (EWC) 2026 resmi menggebrak dunia gaming dengan prize pool total Rp1,26 triliun (setara US$75 juta), rekor tertinggi sepanjang sejarah esports! Turnamen raksasa ini bakal digelar dari 6 Juli hingga 23 Agustus 2026 di Riyadh, menampilkan 25 kompetisi di 24 game populer dengan lebih dari 2.000 pemain dari 100+ negara.

Breakdown Prize Pool (Kurs: Rp16.800 per US$1, per 10 Februari 2026):

KategoriPrize Pool (USD)Prize Pool (IDR)
Total KeseluruhanUS$75.000.000Rp1.260 triliun
EWC Club Championship (untuk 24 klub top)US$30.000.000Rp504 triliun (winner: Rp117,6 triliun)
Game Championships (25 turnamen)US$45.000.000Rp756 triliun

Buat pecinta esports Indonesia, kabar gembira! Game mobile populer seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings dapat porsi hadiah terbesar, total Rp158,4 miliar (US$9,5 juta) saja untuk keempatnya. Tim seperti RRQ Hoshi, Bigetron Esports, atau EVOS punya kans besar lolos via “Road to EWC” qualifiers yang sudah dimulai.

Prize Pool Game Favorit Indonesia:

GamePrize Pool (USD)Prize Pool (IDR)PesertaJadwal
Mobile Legends: Bang Bang (Mid Season Cup)US$3.000.000Rp50,4 miliar–29 Jul – 1 Ags
Mobile Legends: Bang Bang (Women’s Invitational)US$500.000Rp8,4 miliar16 tim13-17 Jul
PUBG MobileUS$3.000.000Rp50,4 miliar32 tim6-16 Ags
Free FireUS$1.000.000Rp16,8 miliar24 tim15-18 Jul
Honor of KingsUS$3.000.000Rp50,4 miliar16 tim5-8 Ags

Selain itu, game global seperti Dota 2, Apex Legends, VALORANT, League of Legends, dan Counter-Strike 2 masing-masing Rp33,6 miliar (US$2 juta), sementara Chess dan EA Sports FC 26 dapat Rp25,2 miliar (US$1,5 juta). Lengkapnya, total 24 game ini bakal memperebutkan Rp756 triliun!

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

Esports World Cup Foundation (EWCF) janjikan event epik dengan multi-arena, tiket mulai Rp500 ribu, dan penayangan live global. “Ini momen life-changing bagi atlet esports,” ujar perwakilan EWCF.

Tim Indonesia, saatnya gaspol! Ikuti qualifiers di situs resmi esportsworldcup.com atau Liquipedia untuk update. Siapa yang bakal bawa pulang triliunan ke Tanah Air? 🇮🇩🎮

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB
Baca Selengkapnya

Free Fire

Mengapa Free Fire Cuma Nomor 20 di Global 2025? Dominasi Indonesia Tak Selaras dengan Pageviews Global Esports!

Mengapa Free Fire Cuma Nomor 20 di Liquipedia 2025? Dominasi Indonesia Tak Selaras dengan Pageviews Global Esports!

Bengkulu, 10 Februari 2026 – Liquipedia, encyclopedia esports terbesar, merilis “Most Visited Wikis 2025” dengan Dota 2 di puncak, diikuti CS2 dan Valorant. Menarik, Garena Free Fire yang jadi raja battle royale mobile di Indonesia justru terpuruk di posisi 20. Padahal, game ini pecahkan rekor Guinness dengan 618 ribu peserta turnamen terbesar sepanjang tahun dan raup prize pool $4,8 juta global.

Bukan soal player base, tapi pageviews ke wiki Liquipedia – metrik yang ukur seberapa sering komunitas hardcore cari info turnamen pro, tim, player, dan patch kompetitif. Free Fire kuat di casual & regional (ID, Brazil, Thailand), tapi kalah saing di scene global PC/MOBA.

Alasan Free Fire ‘Terpuruk’ di Ranking Liquipedia

  1. Prize Pool Kalah Bombastis: Total 2025 Free Fire $4,8 juta, bandingkan Dota 2 $11,6 juta (termasuk TI14 $2,88 juta).
  2. Fokus Regional: Viewers EWC Free Fire 2025 capai 292 ribu average, 5,9 juta hours watched – bagus, tapi dominan SEA/MENA, kurang appeal Barat/EU (basis Liqui user).
  3. Wiki Kurang ‘Deep’: Game mobile seperti FF lebih ke YouTube/TikTok untuk guide, sementara Dota/CS punya history panjang & editor aktif di Liqui.
  4. Kompetisi Ketat: Top 10 dikuasai PC esports dengan majors rutin & betting scene besar.

Perbandingan Prize Pool & Viewers Esports 2025

GameTotal Prize Pool 2025Peak Viewers Contoh TurnamenPosisi LiquipediaKekuatan Utama
Dota 2Rp195,32 triliunTI14: Ribuan#1Global majors
CS2Rp252,57 triliunMajors: Jutaan#2Betting & EU
ValorantRp168,38 triliunVCT: 1M+#3Naik pesat
MLBBRp84,19T – Rp117,87TM7: 5,59 juta#4SEA MOBA
Free FireRp80,82 triliunEWC: 292 ribu AV#20ID & mobile

Free Fire Tetap Raja di Indonesia

Di Tanah Air, Free Fire earnings tim ID capai ratusan ribu USD (EWC 2025: $616 ribu untuk juara), peak viewers lokal 275 ribu, dan 23% responden survei pilih sebagai game favorit. Tim seperti Bigetron & EVOS bawa pulang miliaran rupiah. 2026, FFWS Global Finals $1 juta+ dan PMGO Jakarta bakal dorong naik!

Kesimpulan: Posisi 20 bukan akhir, tapi sinyal Free Fire harus ekspansi global lebih agresif. Di ID, Booyah tetap nomor satu! Siap gaspol 2026? 🔥🇮🇩

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB
Baca Selengkapnya

Trending

× VIVAN BWL100S

PROMO HARI INI