Connect with us
Header Leaderboard

Mobile Legends

Dari Dota 2 ke Puncak Mobile Legends: Kisah Khezcute dan SaintDeLucaz

Dari Dota 2 ke Puncak Mobile Legends: Kisah Khezcute dan SaintDeLucaz

Dunia esports Indonesia kembali menyaksikan kisah sukses dua sosok yang pernah mengukir prestasi di kancah Dota 2. Alfi “Khezcute” Nelphyana dan SaintDeLucaz, kini telah menjelma menjadi pelatih top di Mobile Legends: Bang Bang. Perjalanan mereka dari panggung kompetitif Dota 2 hingga menduduki kursi pelatih di tim-tim esports Mobile Legends ternama, menjadi inspirasi bagi banyak gamers.

Khezcute dan SaintDeLucaz, yang pernah berseragam BOOM Esports di era Dota 2, membuktikan bahwa pengalaman dan pengetahuan mereka di MOBA tidak terbatas pada satu game saja. Keduanya berhasil membawa serta strategi dan pemahaman mendalam tentang permainan tim yang mereka peroleh dari Dota 2 ke dalam dunia Mobile Legends.

Khezcute: Bintang Bersinar di Kancah Internasional

Khezcute, yang dikenal dengan gaya permainannya yang agresif saat masih aktif sebagai pemain Dota 2, kini berhasil merubah perannya menjadi seorang pelatih yang tenang dan strategis. Bergabung dengan RRQ Hoshi, Khezcute berhasil membawa tim berjuluk Raja tersebut meraih berbagai prestasi gemilang. Puncaknya, Khezcute berhasil membawa RRQ Hoshi meraih peringkat ke-5 di ajang M6 World Championship, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi esports Indonesia. Kemampuannya dalam membaca meta game dan merancang strategi yang tepat, menjadi kunci sukses RRQ Hoshi dalam setiap turnamen.

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

SaintDeLucaz: Juara MPL ID dan Pendatang Baru di M6

SaintDeLucaz, sosok pelatih yang dikenal dengan analisis mendalam dan kemampuannya dalam mengembangkan potensi pemain, telah menorehkan sejarah baru dalam karir kepelatihannya. Ia berhasil membawa Team Liquid ID meraih gelar juara MPL Indonesia Season 14, mengalahkan tim-tim kuat lainnya. Tidak berhenti sampai di situ, SaintDeLucaz juga membawa Team Liquid ID tampil mengesankan di ajang M6 World Championship, berhasil menembus babak final dan meraih peringkat kedua. Prestasi gemilang ini semakin mengukuhkan posisi SaintDeLucaz sebagai salah satu pelatih terbaik di Indonesia.

Dari Dota 2 ke Puncak Mobile Legends

Perjalanan Khezcute dan SaintDeLucaz dari Dota 2 ke Mobile Legends tentu tidaklah mudah. Mereka harus beradaptasi dengan meta game yang berbeda, memahami karakteristik hero yang baru, serta menghadapi tantangan-tantangan baru dalam dunia esports yang terus berkembang. Namun, dengan kerja keras dan dedikasi yang tinggi, keduanya berhasil membuktikan bahwa pengalaman mereka di Dota 2 menjadi bekal yang sangat berharga.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Kisah sukses Khezcute dan SaintDeLucaz menjadi inspirasi bagi banyak gamers muda di Indonesia. Mereka membuktikan bahwa dengan minat, bakat, dan kerja keras, seseorang dapat meraih kesuksesan di dunia esports, bahkan di level internasional. Selain itu, kisah mereka juga menunjukkan bahwa pengalaman di satu game dapat diaplikasikan ke game lain, asalkan memiliki pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip dasar dalam permainan MOBA.

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

Harapan untuk Masa Depan

Dengan semakin berkembangnya scene esports di Indonesia, diharapkan Khezcute dan SaintDeLucaz dapat terus berkontribusi dan melahirkan talenta-talenta baru di dunia Mobile Legends. Keberadaan mereka sebagai pelatih top menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan utama di kancah esports internasional.

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB
Baca Selengkapnya
Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB

Mobile Legends

AeronnShikii Resmi Pindah ke AC Esports di MPL Malaysia Season 17, Ikuti Jejak Rekan Senegaranya Liquid Widy

AeronnShikii Resmi Pindah ke AC Esports di MPL Malaysia Season 17, Ikuti Jejak Rekan Senegaranya Liquid Widy

Kuala Lumpur – Sultan Muhammad atau yang dikenal sebagai AeronnShikii resmi bergabung dengan AC Esports untuk memperkuat tim di MPL Malaysia Season 17. Kabar ini semakin pasti setelah sang Gold Laner berusia 20 tahun itu terlihat hadir langsung di venue MPL Malaysia, menyaksikan pertandingan AC Esports melawan RRQ Hoshi, dan banyak sumber terpercaya menyebut transfer ini sudah fix.

Sebelumnya, AeronnShikii sempat menjadi sorotan saat dipinjamkan Team Liquid ID ke Team Liquid PH sebagai import player pertama dari Indonesia. Namun, debutnya di MPL Philippines gagal total karena kendala administrasi dan dokumen izin bermain. Akhirnya, ia dilepas dari pinjaman tersebut tanpa sempat melakoni satu pertandingan pun.

Kini, AeronnShikii resmi merapat ke AC Esports (All Combo). Kehadirannya di Kuala Lumpur dan foto-foto yang beredar di media sosial dengan nuansa jersey rose semakin menguatkan bahwa “Spicy Boy” ini sudah mengenakan seragam baru.

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB

Yang menarik, langkah ini bukan yang pertama bagi pemain asal Team Liquid ID. Liquid Widy (Christian Widy Wardhana Hartono) lebih dulu resmi dipinjamkan ke AC Esports pada awal Maret 2026 sebagai Roamer. Widy yang baru berusia 19 tahun ini sudah aktif memperkuat lini depan AC Esports bersama pemain lokal Malaysia seperti Momo, Kusey, Izanami, serta pelatih asal Indonesia, Coach Adi.

Dengan kedatangan AeronnShikii, AC Esports kini memiliki “duo Indonesia” yang solid di MPL Malaysia. AeronnShikii dikenal memiliki mechanics tajam, farming cepat, dan kemampuan late-game yang mematikan — kombinasi yang sangat potensial untuk membantu tim bersaing di musim ini.

AC Esports sedang berupaya membangun roster kompetitif di MPL Malaysia Season 17. Kehadiran dua talenta muda Indonesia (Widy dan AeronnShikii) diharapkan bisa memberikan kekuatan baru di tengah persaingan ketat melawan tim-tim kuat seperti SRG, Team Flash, dan lainnya.

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB

Saat ini, AeronnShikii masih tercatat sebagai pemain Team Liquid ID yang sedang dalam status pinjaman/inaktif. Pengumuman resmi dari kedua pihak (Team Liquid maupun AC Esports) kemungkinan besar akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Fans Indonesia tentu berharap AeronnShikii bisa bangkit setelah drama di MPL PH dan menunjukkan performa terbaiknya di tanah Malaysia. Apakah duo Widy–AeronnShikii bisa membawa AC Esports melesat di MPL MY Season 17? Kita tunggu saja penampilan perdananya di stage.

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB
Baca Selengkapnya

Mobile Legends

Esports World Cup 2026: Prize Pool Rp1,26 Triliun Siap Direbut! MLBB, PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings Jadi Magnet Tim Indonesia

Esports World Cup 2026: Prize Pool Rp1,26 Triliun Siap Direbut! MLBB, PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings Jadi Magnet Tim Indonesia

Riyadh, Arab Saudi – 11 Februari 2026 – Esports World Cup (EWC) 2026 resmi menggebrak dunia gaming dengan prize pool total Rp1,26 triliun (setara US$75 juta), rekor tertinggi sepanjang sejarah esports! Turnamen raksasa ini bakal digelar dari 6 Juli hingga 23 Agustus 2026 di Riyadh, menampilkan 25 kompetisi di 24 game populer dengan lebih dari 2.000 pemain dari 100+ negara.

Breakdown Prize Pool (Kurs: Rp16.800 per US$1, per 10 Februari 2026):

KategoriPrize Pool (USD)Prize Pool (IDR)
Total KeseluruhanUS$75.000.000Rp1.260 triliun
EWC Club Championship (untuk 24 klub top)US$30.000.000Rp504 triliun (winner: Rp117,6 triliun)
Game Championships (25 turnamen)US$45.000.000Rp756 triliun

Buat pecinta esports Indonesia, kabar gembira! Game mobile populer seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings dapat porsi hadiah terbesar, total Rp158,4 miliar (US$9,5 juta) saja untuk keempatnya. Tim seperti RRQ Hoshi, Bigetron Esports, atau EVOS punya kans besar lolos via “Road to EWC” qualifiers yang sudah dimulai.

Prize Pool Game Favorit Indonesia:

GamePrize Pool (USD)Prize Pool (IDR)PesertaJadwal
Mobile Legends: Bang Bang (Mid Season Cup)US$3.000.000Rp50,4 miliar–29 Jul – 1 Ags
Mobile Legends: Bang Bang (Women’s Invitational)US$500.000Rp8,4 miliar16 tim13-17 Jul
PUBG MobileUS$3.000.000Rp50,4 miliar32 tim6-16 Ags
Free FireUS$1.000.000Rp16,8 miliar24 tim15-18 Jul
Honor of KingsUS$3.000.000Rp50,4 miliar16 tim5-8 Ags

Selain itu, game global seperti Dota 2, Apex Legends, VALORANT, League of Legends, dan Counter-Strike 2 masing-masing Rp33,6 miliar (US$2 juta), sementara Chess dan EA Sports FC 26 dapat Rp25,2 miliar (US$1,5 juta). Lengkapnya, total 24 game ini bakal memperebutkan Rp756 triliun!

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB

Esports World Cup Foundation (EWCF) janjikan event epik dengan multi-arena, tiket mulai Rp500 ribu, dan penayangan live global. “Ini momen life-changing bagi atlet esports,” ujar perwakilan EWCF.

Tim Indonesia, saatnya gaspol! Ikuti qualifiers di situs resmi esportsworldcup.com atau Liquipedia untuk update. Siapa yang bakal bawa pulang triliunan ke Tanah Air? 🇮🇩🎮

Advertisement
Infinix GT 30 Pro 8/256GB
Baca Selengkapnya

Free Fire

Mengapa Free Fire Cuma Nomor 20 di Global 2025? Dominasi Indonesia Tak Selaras dengan Pageviews Global Esports!

Mengapa Free Fire Cuma Nomor 20 di Liquipedia 2025? Dominasi Indonesia Tak Selaras dengan Pageviews Global Esports!

Bengkulu, 10 Februari 2026 – Liquipedia, encyclopedia esports terbesar, merilis “Most Visited Wikis 2025” dengan Dota 2 di puncak, diikuti CS2 dan Valorant. Menarik, Garena Free Fire yang jadi raja battle royale mobile di Indonesia justru terpuruk di posisi 20. Padahal, game ini pecahkan rekor Guinness dengan 618 ribu peserta turnamen terbesar sepanjang tahun dan raup prize pool $4,8 juta global.

Bukan soal player base, tapi pageviews ke wiki Liquipedia – metrik yang ukur seberapa sering komunitas hardcore cari info turnamen pro, tim, player, dan patch kompetitif. Free Fire kuat di casual & regional (ID, Brazil, Thailand), tapi kalah saing di scene global PC/MOBA.

Alasan Free Fire ‘Terpuruk’ di Ranking Liquipedia

  1. Prize Pool Kalah Bombastis: Total 2025 Free Fire $4,8 juta, bandingkan Dota 2 $11,6 juta (termasuk TI14 $2,88 juta).
  2. Fokus Regional: Viewers EWC Free Fire 2025 capai 292 ribu average, 5,9 juta hours watched – bagus, tapi dominan SEA/MENA, kurang appeal Barat/EU (basis Liqui user).
  3. Wiki Kurang ‘Deep’: Game mobile seperti FF lebih ke YouTube/TikTok untuk guide, sementara Dota/CS punya history panjang & editor aktif di Liqui.
  4. Kompetisi Ketat: Top 10 dikuasai PC esports dengan majors rutin & betting scene besar.

Perbandingan Prize Pool & Viewers Esports 2025

GameTotal Prize Pool 2025Peak Viewers Contoh TurnamenPosisi LiquipediaKekuatan Utama
Dota 2Rp195,32 triliunTI14: Ribuan#1Global majors
CS2Rp252,57 triliunMajors: Jutaan#2Betting & EU
ValorantRp168,38 triliunVCT: 1M+#3Naik pesat
MLBBRp84,19T – Rp117,87TM7: 5,59 juta#4SEA MOBA
Free FireRp80,82 triliunEWC: 292 ribu AV#20ID & mobile

Free Fire Tetap Raja di Indonesia

Di Tanah Air, Free Fire earnings tim ID capai ratusan ribu USD (EWC 2025: $616 ribu untuk juara), peak viewers lokal 275 ribu, dan 23% responden survei pilih sebagai game favorit. Tim seperti Bigetron & EVOS bawa pulang miliaran rupiah. 2026, FFWS Global Finals $1 juta+ dan PMGO Jakarta bakal dorong naik!

Kesimpulan: Posisi 20 bukan akhir, tapi sinyal Free Fire harus ekspansi global lebih agresif. Di ID, Booyah tetap nomor satu! Siap gaspol 2026? 🔥🇮🇩

Advertisement
Nubia Neo 3 5G RAM 20 GB
Baca Selengkapnya

Trending

× TWS Profesional

PROMO HARI INI